pendekatan pengembangan sistem (AKS)

Pendekatan Desain Sosioteknik
Pada pertengahan tahun 1970, sebuah pendekatan baru muncul yang fokusnya pada problem perilaku. Pendekatan ini disebut desain sosiotechnical, mencari solusi untuk mengoptimalkan
dua sistem secara bersama-sama, yaitu :
1. sistem teknik (the technical system), sasarannya adalah untuk memaksimalkan pemenuhan tugas
2. sistem social (the social system), sasarannya adalah untuk memaksimalkan kualitas kerja pemakai sistem

Pendekatan Politik
Sewaktu pendekatan politik untuk pengembangan sistem informasi diadopsi, sebuah tugas kritis adalah untuk mempelajari latar belakang (sejarah) organisasi. Dalam mempelajari latar belakang organisasi, perancang dapat mengevaluasi apakah sistem yang diinginkan akan tetap sama seperti sistem yang sedang berjalan ataukah mengharuskan untuk mengadakan perubahan struktur.

Pendekatan Soft-System
SSM melibatkan tujuh langkah yaitu :
1. Recognize the problem situation (pengenalan terhadap situasi masalah)
2. Example of problem situation (contoh dari situasi masalah)
3. Produce root definitions of relevant systems (definisikan hasil utama sistem yang elevan)
4. Develop conceptual models of relevant systems (kembangkan model konseptual system yang relevan)
5. Compare conceptual models with problem situation (Bandingkan model konseptual dengan situasi masalah)
6. Identify desirable and feasible changes (identifikasi keinginan dan perubahan yang mungkin)
7. Take action to improve situation (lakukan aksi untuk perbaikan situasi)

Pendekatan Ketidaktentuan (Contingency)
1. Dampak Sistem sosial (Social Systems Impact)
2. Dampak Sistem Tugas (Task Systems Impact)
3. Ukuran Sistem (System Size)
4. Penggunaan komponen sama (Commonality)
5. Ketidakpastian Kebutuhan (Requirement Uncertainty)
6. Ketidakpastian Teknologi (Technological Uncertainty)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "pendekatan pengembangan sistem (AKS)"

Poskan Komentar